Skip to content

PUPR Aceh Barat Bangun 4 Ruas Jalan Ke Kebun Warga, Peroleh DBH Sawit 13,5M

Meulaboh – Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Aceh Barat membangun sejumlah ruas jalan akses menuju perkebunan warga di kabupaten setempat. Pembangunan sejumlah ruas jalan tersebut dilakukan lewat Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit yang digelontorkan Pemerintah Pusat melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Sawit (BPDKS).

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Aceh Barat, Kurdi menyebutkan, ada empat ruas jalan yang dibangun lewat DBH sawit tersebut dengan total anggaran mencapai Rp13,6 miliar. “Tahun ini untuk jalan kebun ada empat ruas jalan yang akan dibangun dari total anggaran 13,6 miliar rupiah lewat anggaran DBH Migas yang merupakan transfer pusat untuk daerah penghasil melalui BPDKS,” kata Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Kurdi, kepada CATAT.CO, Rabu, 26 Juni 2024.

Adapun empat ruas jalan menuju kebun warga yang dibangun tahun ini, kata Kurdi, meliputi ruas jalan Cot Trueng – Perumahan Sosial dengan anggaran Rp4,8 M, lalu Tumpok Ladang- Meunasah Rayeuk dengan anggaran Rp1,8 M. Kedua ruas jalan ini berada di Kecamatan Kaway XVI.

Selanjutny, kata dia, lewat anggaran tersebut juga akan dilakukan peningkatan ruas jalan Ranto Panyang Timur – Alue Penyareng yang berada di Kecamatan Mereubo dengan total anggaran Rp800 juta, serta pembangunan ruas jalan SeuneubokAlue Kuyun Kecamatan Woyla Timur dengan total anggaran Rp5,4 M serta kegiatan penunjang mencapai RP700 juta.

Kurdi menjelaskan anggaran DBH sawit untuk pembangunan empat ruas jalan tersebut di peroleh Aceh Barat dalam dua tahap yang mana pada tahap pertama pada tahun 2023 dan pada tahap ke dua tahun 2024 ini. “Untuk anggarannya itu kita peroleh dua tahap yakni 2023 serta tahun 2024.

Hanya saja pada tahun 2023 lalu kegiatan belum bisa kita laksanakan dikarenakan transfer pusat baru kita peroleh di Oktober serta belum ada Juknis [Petunjuk Teknis] dalam penggunaannya, sehingga kita menunda aktivitas tersebut, Kita tidak mau salah-salah jadi temuan.

Karena itu semua pelaksanaan kita lakukan tahun ini setelah ada Juknisnya,” ucap Kurdi. Menurut Kurdi, dengan tuntasnya pembangunan empat ruas jalan tersebut nantinya maka akan memberikan kelancaran mobilisasi sumber daya alam hasil perkebunan dan pertanian warga di kawasan sekitar.

Tidak hanya itu dengan selesainya ruas jalan itu, kata dia, serta juga akan menunjang kelancaran akses untuk mobilisiasi transportasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan seperti Pendidikan dan kesehatan. “Dengan selesainya ruas jalan ini tentu nantinya selain memberikan manfaat bagi kegiatan ekonomi warga seperti dalam mengangkut hasil kebun dan pertanian juga memperlancar mobilisasi kegiatan sosial untuk Pendidikan dan kesehatan,” imbuhnya.

Sumber: catat.co

Post View : 322
EnglishIndonesia